Selasa, 11 Februari 2014
INFO: GIGITAN LIPAN / KELABANG ( CENTIPEDE ) | E-BINTANGCOKELAT.BLOGSPOT
Kelabang atau Lipan (dalam bahasa inggris : centipede) merupakan hewan arthopoda, memeiliki sepasang kaki di setiap ruas tubuhnya. Lipan bisa hidup di lahan basah dan gelap, pada bagian bawah daun-daun mati dan batu, gua, hutan dan bahkan bagian dalam rumah ( gudang, dapur, saluran air kamar mandi,tumpukan buku atau dalam lemari)
Menurut ;
Sean P. Bush, Bradley O. King, Robert L. Norris & Scott A. Stockwell (2001). "Centipede envenomation".
dalam : Wilderness & Environmental Medicine
Lipan bukanlah hewan yang mengeluarkan bisa sepesifik apabila menggigit, tidak seperti ular,tarantula (laba-laba) dan kalajengking jenis tertentu yang bila menggigit akan mengeluarkan bisa yang sepesifik, jadi apabila tergigit olehnya dan bisanya sudah menyebar maka harus diberikan anti bisa spesifik.
Gigitan lipan mengeluarkan zat toksin, sejenis zat toksin yang dikeluakan olah sengatan lebah/tawon. Gigitan lipan menimbulkan luka dan peradangan yang cukup hebat sehingga menyebabkan kemerahan dan bengkak pada lokasi gigitan.Luka dan peradangan yang cukup hebat sehingga menyebabkan kemerahan dan bengkak pada lokasi gigitan.
Gigitan lipan bisa sembuh sendiri, bebrapa jam atau beberapa hari tanpa perlu pengobatan berarti. Namun bagi yang memiliki alergi zat toksin gigitan lipan ini bisa menimbulkan reaksi alergi, Reaksi alergi yang muncul seperti bengkak pada seluruh tubuh, gatal-gatal, atau bahkan sesak napas memerlukan tindakan medis untuk mengatasi reaksi alergi yang parah.
Beberapa orang memiliki alergi terhadap racun kelabang, dan kadang hal ini tidak bisa diduga sebelumnya. Perhatikan jika korban sengatan memiliki gejala-gejala seperti tenggorokan membengkak, detak jantung atau denyut nadi menjadi cepat, kesulitan bernapas – atau tanda yang lebih ringan seperti pusing yang disertai mual dan muntah.
Jika ada tanda alergi atau keracunan yang hebat, segera bawa penderita ke unit gawat darurat terdekat. Pasien memerlukan evaluasi yang lebih lengkap dan ketat. Beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan rekam jantung, darah dan urin mungkin diperlukan untuk menentukan kondisi pasien.
Pasien mungkin akan mendapatkan terapi antinyeri, antialergi dan jika perlu ditambahkan anticemas. Pada beberapa kasus, pemberian obat golongan diuretik akan sangat dipertimbangkan. Antibiotik kadang diperlukan pada kasus di mana luka berisiko terkeda infeksi sekunder atau mengalami kerusakan/nekrosis jaringan.
Pertolongan pertama pada gigitan Lipan :
1. Pada bekas luka gigitan kompres dingin dengan es/air es
2. Cuci luka gigitan dengan larutan antiseptic
3. Untuk mengurangi nyeri bisa meminum obat anti nyeri
4. Apabila ditemukan reaksi alergi yang hebat : bengkak-bengkak, kemerahan, gatal-gatal, susah bernafas dan gelisah harus segera dibawa ke rumah sakit
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar